Indonesia menjadi Tuan Rumah bagi Tujuh Negara Berbagi Pengalaman Mendorong Produktivitas dan Daya Saing Usaha Kecil Menengah

Mempekerjakan lebih dari 95 persen populasi kerja di dunia, usaha kecil menengah (UKM) menjadi sumber lapangan kerja utama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun, banyak dari UKM ini terkena imbas dari krisis ekonomi global. Di Indonesia, misalnya, lebih dari 60 persen angkatan kerja, bekerja di UKM. Dan, kebanyakan UKM rentan terhadap kejutan dari luar serta sulit untuk mempertahankan operasional mereka akibat krisis global.

Press release | 01 April 2011

JAKARTA (Berita ILO): Mempekerjakan lebih dari 95 persen populasi kerja di dunia, usaha kecil menengah (UKM) menjadi sumber lapangan kerja utama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun, banyak dari UKM ini terkena imbas dari krisis ekonomi global. Di Indonesia, misalnya, lebih dari 60 persen angkatan kerja, bekerja di UKM. Dan, kebanyakan UKM rentan terhadap kejutan dari luar serta sulit untuk mempertahankan operasional mereka akibat krisis global.

Untuk membantu UKM menjadi lebih produktif dan kompetitif, Organisasi Perpburuhan Internasional (International Labour Organisation/ILO) meluncurkan Sustainability through Competitive and Responsible Enterprise (SCORE) Programme di tujuh negara. Program SCORE kini aktif, tidak hanya di Indonesia, tapi juga Cina, Kolombia, Ghana, India, Afrika Selatan dan Vietnam.

Untuk mereflesikan apa yang sudah dicapai oleh program SCORE secara global, Program SCORE ILO di Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi Lokakarya SCORE Global untuk Berbagi Pengetahuan (SCORE Global Knowledge Sharing Workshop) dari 4-8 April di Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Lokakarya ini akan menghadirkan perwakilan-perwakilan dari seluruh Program SCORE di tujuh negara.

Lokakarya ini bertujuan memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk mengkaji kondisi saat ini dan keefektifan pelaksanaan dan strategi, termasuk sistem pengawasan dan evaluasi, dari Program SCORE secara global, dengan fokus pada apa yang dapat dilakukan secara lebih baik untuk mendukung mendorong kualitas dan produktivitas UKM serta meningkatkan kondisi kerja dan memperkuat kerja sama manajemen-pekerja. Lokakarya ini pun memberikan ruang untuk melakukan dialog bertukar informasi dan pengalaman, serta menyusun langkah maju dalam menciptakan UKM yang lebih kompetitif serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Peter van Rooij, Direktur ILO di Indonesia, mengatakan bahwa banyak negara, termasuk Indonesia, UKM berperan sebagai ekonomi dari pertumbuhan ekonomi. “UKM menjadi kunci untuk menciptakan dan mempertahankan pekerjaan yang layak bagi semua. Lokakarya global ini memainkan peran penting dalam meningkatkan dan mempertahankan produktivitas dan kondisi kerja UKM di seluruh dunia, termasuk negara-negara berkembang, melalui manajemen dan praktik kerja yang lebih baik.”

Di Indonesia, SCORE Programme ILO ini diluncurkan pada Juli 2010 dan akan berjalan hingga tahun 2012. Didanai Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi (SECO) dan Banda Kerjasama Pembangunan Norwegia (NORAD), program SCORE didukung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), konfederasi serikat pekerja dan Yayasan Dharma Bhakti Astra.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Januar Rustandie
Manajer Nasional Program SCORE
Tel.: +6221 3913112 ext. 118
Mobile: +62856 97058811
Email: januar@ilo.org

Fasrul
Staf Nasional Program SCORE
Tel.: +6221 3913112 ext. 162
Mobile: +62821 6052 7555
Email: fasrul@ilo.org

Gita Lingga
Humas
Tel.: +6221 3913112 ext. 115
Mobile: +62815 884 5833
Email: gita@ilo.org